Hualo, adakah diantara Bapak/Ibu yang anaknya sukaak banget sama gadget? Entah itu sekedar menonton hape di youtube, atau menonton tayangan anak-anak di TV? Anak saya iya.

kecanduan gadget pada anak 2

ps. foto diatas bukan foto anak saya yah… foto dari beautynesia.id 🙂

Anak saya (saat itu umur 15 bulan) suka banget nonton masha and the bear itu. Tiap diidupin itu, doi langsung anteng. maknya tenang, anak pun mau disuapi makanan dengan tenang. Tapi sungguh, ini tidak patut untuk ditiru.

Saya pun merasa aneh. Anak saya berat badannya stagnan, dan bicaranya tidak selancar teman2 sepermainannya. Selain itu, setiap saya membacakan buku cerita, dia mulai memicingkan matanya. Hmm, ada yang salah.

Setelah saya perhatikan, gaya bicaranya gayanya bermain mengikuti masha. sejak saat itu, tayangan masha saya stop. saya ganti dengan tayangan edukasi lain yang saya download di youtube untuk merangsangnya untuk berbicara dan bergerak. dan saya batasi 1 jam saja untuk menonton. Syukurlah, tidak ada masalah ketika itu, mengingat cukup banyak kasus anak yang tantrum, ketika tidak diperboleh an menonton acara televisi kesayangannya. Yang boleh dibilang sudah kecanduan terhadap gadget.

Dilansir dari health.detik.com , ada bukti penelitian yang menunjukkan hubungan antara tingginya tingkat penggunaan gadget dengan risiko penyakit diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular yang ditujukan oleh Dr Sigman adalah ahli biologi dan anggota British Psychological Society

Paparan layar gadget akan melepaskan hormon dopamin, zat kimia yang memainkan peran penting dalam memberikan hadiah dalam sistem otak dan berhubungan dengan pembentukan sifat ketergantungan atau kecanduan,” kata dr Sigman.

Bahkan, Sue Palmer, penulis buku ‘Toxic Childhood’ pun menjelaskan bahwa “Belajar membaca wajah, ekspresi dan bahasa tubuh seseorang sangat penting untuk mengembangkan empati. Namun anak-anak saat ini tidak mendapatkan pengalaman yang cukup untuk dapat melakukannya,” 

Nah lo, mending mana kecanduan sama gadget atau kecanduan main sama kita-kita?

kecanduan gadget pada anak

Nah, di tengah paparan gadget kiri kanan depan belakang yang tiada henti, dan untuk meminimalisir pengaruh buruk gadget terhadap perkembangan anak-anak kita, ada baiknya kita lawan dengan melakukan : “GERAKAN 1821”

Apa itu “Gerakan 1821”?

Gerakan 1821 adalah himbauan kepada para orangtua untuk melakukan puasa gadget/HP,
hanya 3 jam saja, yaitu mulai jam 18.00 s/d 21.00.
Simpan dulu HP, BB, Tab dan laptop nya yah Bapak & Ibu….
Temanilah anak-anak kita, hanya 3 jam saja.
Bersama mereka, dengan sepenuh hati, sepenuh jiwa & raga kita.

Apa yang harus dilakukan selama 3 jam?

3B: Bermain, Belajar, Bicara (Ngobrol).

  • Bermain apa saja,
    boleh mainan tradisional, bermain petak umpet, tebak-tebakan, pokoknya apa saja.
  • Bisa juga menemani mereka belajar.
    Belajar agama dan apa saja yg positif. Bisa mengerjakan PR, belajar ilmu baru, berbagi pengalaman pengetahuan dan yang lainnya.
  • Juga bisa diisi dengan banyak ngobrol.
    Bicara, bicara, dan bicara.  Ajak anak-anak bicara.  Topiknya bisa apa saja. Lebih utama bicara tentang mereka, pengalaman mereka, keinginan mereka, pokoknya apa saja.

Hanya 3B : bermain, belajar, bicara, dan tidak semuanya harus dilakukan pada saat yang sama, bisa dijadwal dan dibuat se-enjoy dan senyaman mungkin. Tanpa ada Gadget di sekitar kita.

Ayo, Bapak. Ibu. Ayah. Bunda.
Kita Puasa Gadget
dari jam 18.00 sd 21.00

Himbauan cara untuk mengatasi kecanduan gadget pada anak ini saya dapatkan via broadcast WA. Saya ga nyampe 3 jam biasanya, sudah jam 8 anak saya sudah ngantuk, dan saya sudah ditinggal tidur. Tapi saya bersyukur, setelah saya hentikan, tayangan masha dan yang lainnya, dan setiap bulan saya sewa mainan edukasi untuk mendukung tumbuh kembangnya, sekarang dia sudah mulai banyak berbicara, walaupun mungkin belum sefasih teman2nya yang lain… 🙂

Tetap semangat yah, 🙂

 

 


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.